“Saya tidak ingin melawan sembarang orang, jelas. Mereka berdua adalah lawan yang paling memungkinkan untuk pertarungan saya selanjutnya,” tambahnya.
Kendati demikian, Justin Gaethje tak mau termakan emosinya karena ingin bertarung dengan Charles Oliveira berdasarkan kebenciannya. Pada akhirnya, dia menyerahkan semua keputusan kepada pelatih dan manajernya untuk memilihkan lawannya nanti.
“Tapi sekali lagi, tugasku adalah menjauhi emosiku. Jika saya memikirkan pertengkaran itu, saya menjadi emosional, karena itulah kita sebagai manusia,” jelas petarung berpostur 180 cm itu.
“Saya harus meletakkan tanggung jawab pada orang-orang yang saya percayai, yaitu pelatih saya, manajer saya, dan mereka akan memilih pertarungan terbaik untuk saya, siapa pun itu,” pungkasnya.
(Hakiki Tertiari )