“Pada tikungan itu, saya mencontoh gaya balap Casey. Karena ketika debut di MotoGP, saya memiliki data miliknya. Dengan motor serta aerodinamikanya, kami membutuhkan gaya balap berbeda,” kata Marquez dikutip GPOne.
Tidak hanya itu, Marquez juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan Stoner. Berkat hal itu, Marquez pun menemukan cara untuk melaju kencang di Sirkuit Phillip Island.
“Saya berbicara dengan Casey mengenai hal itu. motornya berbeda, karena sebelumnya bermain dengan tubuh. Sekarang, kami harus mempercayai sistem elektronik. Aerodinamika juga membuat motornya lebih berat. Semuanya berbeda. Tetapi, Casey sangat cepat di tikungan itu,” ujarnya.
(Reinaldy Darius)