Marc Marquez yang melihat Zarco menyalipnya dengan kencang di lap-lap akhir di Buriram pun membenarkan kemungkinan bahwa Ducati memesan pembalap asal Prancis itu untuk tak melewati Pecco agar selisih poinnya dengan Quartararo semakin dekat. Menurutnya, hal itu sangat wajar dilakukan karena tim pabrikan yang bermarkas di Borgo Panigale itu sudah 15 tahun tak juara MotoGP.
“Benar (Ducati mungkin menggunakan team order). Zarco datang sangat, sangat cepat, dia menyalip saya dan kemudian tertinggal di belakang Pecco (di Thailand),” kata Marc Marquez dilansir dari Motorsport International, Rabu (12/10/2022).
“Itu normal bahwa Ducati menggunakan team order. Sebab, Ducati belum memenangkan kejuaraan dunia sejak 2007,” imbuhnya.
Bahkan, The Baby Alien -julukan Marc Marquez- menyebut kompetisi MotoGP sebagai Piala Ducati karena mereka punya delapan dari 24 pembalap yang ada di paddock. Rider berusia 29 tahun itu pun menilai Ducati harus bisa memanfaatkan keuntungan itu sebaik mungkin untuk bisa menyabet gelar juara musim ini.
"Ini adalah 'Piala Ducati'. Mereka di depan berkali-kali sehingga mereka harus mengambil keuntungan dari ini,” ujar juara MotoGP enam kali itu.
"Mereka memiliki motor terbaik di grid. Jadi, semua pembalap ada di depan, jadi mereka perlu menggunakan kekuatan itu untuk memenangkan kejuaraan dan saya yakin mereka akan menggunakannya jika apa yang dikatakan soal Zarco benar,” pungkasnya.
Perjuangan para pembalap Ducati untuk membantu para calon juara mereka untuk merengkuh takhta tertinggi di MotoGP 2022 akan berlanjut dalam GP Australia 2022. Balapan di Sirkuit Phillip Island itu dijadwalkan berlangsung pada Minggu (16/10/2022) pukul 10.00 WIB.
(Dimas Khaidar)