3 atlet bulu tangkis yang harus pensiun dini karena penyakit menarik untuk dibahas. Pensiun merupakan suatu keputusan yang sulit diambil oleh setiap atlet.
Kendati demikian, ada atlet yang dengan terpaksa harus memilih pensiun karena tidak ada pilihan lain. Salah satunya dikarenakan penyakit yang mereka derita, sehingga gantung raket menjadi satu-satunya pilihan terbaik agar bisa fokus mengobati penyakit tersebut. Lantas siapa saja mereka?
Berikut 3 Atlet Bulutangkis yang Harus Pensiun Dini karena Penyakit:
3. Toby Penty
Inggris pernah memiliki tunggal putra bernama Toby Penty. Ia sempat mengejutkan banyak pihak karena berpenampilan botak di 2022 ini, padahal sebelumnya ia selalu terlihat memiliki rambut.
Ternyata, penampilan barunya itu karena Penty mengalami penyakit alopecia areata atau kerontokan pada rambut yang dikarenakan autoimun. Demi bisa fokus menghadapi penyakit itu, pria berusia 30 tahun tersebut lantas memutuskan pensiun pada September 2022 yang lalu.
2. Li Yinhui
China pernah memiliki ganda putri menjanjikan, yakni Li Yinhui/Du Yue. Namun, pasangan tersebut harus berpisah di Februari 2022 lantaran Li Yunhui memutuskan pensiun dari dunia bulu tangkis.
Alasannya karena Li Yinhui memgalami masalah kelainan jantung. Meski usianya masih terbilang muda, yakni 24 tahun, ia pun memutuskan tak lagi berkarier sebagai atlet bulu tangkis profesional.
Sejatinya, Li Yinhui sudah mengalami masalah kesehatan pada 2015 silam atau ketika dirinya masih berusia 18 tahun. Pada saat itu, Li Yinhui dinyatakan menderita pneumonia atau radang paru-paru. Ia juga didiagnosa mengalami kelainan jantung, bradycardia.