Selain masalah internal itu, ditambah lagi persaingan dari eksternal yang semakin ketat. Itulah yang membuat Pol menganggap situasi musim ini sangat berbeda dari masalah Honda di masa lalu.
“Honda telah banyak menderita di masa lalu, tetapi tahun ini telah menjadi sesuatu yang luar biasa. Banyak pembalap muda telah tiba dan ada lebih banyak pembalap Ducati di grid, dan itu semakin memperumit situasi,” lanjutnya.
“Sulit untuk tampil bagus di depan saat balapan. Selain itu, motornya tidak berjalan dengan baik dan kami tidak memiliki suku cadang baru untuk memperbaiki situasi,” jelas Pol Espargaro.
Pol Espargaro kini berada di peringkat ke-17 pada klasemen sementara pembalap MotoGP 2022 dengan 42 poin. Parahnya, dia masih tertinggal dari rekan setimnya, Marc Marquez, yang sempat absen panjang, yakni sejak akhir Mei.
(Djanti Virantika)