SEJAK aktif sebagai pembalap MotoGP lima tahun lalu, Pol Espargaro tidak pernah menyangka tim asal Jepang akan terpuruk di MotoGP. Siapa sangka, tim-tim Italia mulai berkembang dengan baik.
Pol Espargaro sejak 2021 bergabung bersama Repsol Honda. Dalam bayangannya, ia akan tampil hebat bersama Honda yang bertahun-tahun menguasai MotoGP.
Apalagi, saat itu pembalap andalan Honda, Marc Marquez sedang bagus-bagusnya di kejuaraan. Tim ini pun tidak terkejar oleh pabrikan lain yang diciptakan di Eropa.
Tapi hari ini, roda seakan berputar bagi tim dari Jepang. Honda secara signifikan mengalami penurunan terutama sejak ditinggal Marc Marquez yang cedera 2020.
Kini justru Honda tertinggal jauh dari tim Italia, Ducati. Hal itu terlihat dari klasemen kejuaraan dunia ketika 4 pembalap Ducati menempati 10 besar klasemen pembalap.
Pol Espargaro tidak bisa menyembunyikan kekecewaan atas pencapaian timnya ini. Setidaknya dalam lima tahun terakhir, tren ini tidak pernah terbayang olehnya.