SOLO - Tujuh hari lagi, pesta olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara, ASEAN Para Games 2022 akan kembali digelar tepatnya mulai Sabtu (30/7). Ajang multi-olahraga dua tahunan ini berlangsung di Surakarta, Indonesia dengan diikuti oleh para atlet penyandang disabilitas.
Untuk pertama kalinya, ASEAN Para Games digelar di Kuala Lumpur, Malaysia dengan mengikuti konsep, serta menjadi ajang persiapan Paralimpiade. Pada edisi ke-11 tahun ini, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan acara multi-olahraga ini untuk yang kedua kalinya.
Selain Indonesia sebagai tuan rumah, ajang ini juga akan diikuti oleh 10 negara lainnya yang tergabung dalam anggota Federasi Olahraga Para Asean (APSF), yaitu Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor-Leste, dan Vietnam.
Serta menghadirkan 14 cabang olahraga, yaitu Athletics, Para Swimming, Para Powerlifting, Para Catur, Goalball, Wheelchair Tennis, Para Badminton, Boccia, Blind Judo, Tenis Meja, Wheelchair Basketball, Para Archery, Sitting Volleyball, dan CP Football.
Dilihat dari catatan perolehan medali terbanyak, Thailand berhasil menempati peringkat pertama dengan perolehan 3.275 medali. Lalu dibuntuti oleh Malaysia dengan 1.777 medali dan Indonesia di peringkat ketiga dengan mengantongi 1.278 medali. Lantas, akankah atlet-atlet disabilitas terbaik Indonesia berhasil meraih medali di ASEAN Para Games 2022 sebanyak-banyaknya?
Dukung dan saksikan perjuangan atlet-atlet disabilitas terbaik Indonesia dalam meraih medali terbanyak dan menjadi juara umum di ASEAN Para Games pada 30 Juli 2022 - 6 Agustus 2022 secara LIVE di iNews. Selain itu, juga dapat disaksikan streaming melalui Vision+ dan RCTI+.
#iNews #MNCGroup #ASEAN #ParaGames #2022
(Andika Pratama)