Fung ditarik ke pelatnas pada 1986. Berstatus sebagai pemain nasional, Fung menjuarai tiga kejuaraan internasional, yakni German Open 1990, Canada Open 1990, Swiss Open 1993.
Fung mengawali karier sebagai pebulu tangkis tunggal putra Indonesia. Namun, dia lalu memilih hijrah dan Taiwan. Hal itu dikarenakan dia jarang mendapatkan kesempatan tampil di turnamen internasional.
Fung sering tersisih oleh jagoan-jagoan pebulutangkis Indonesia seperti Hariyanto Arbi dan Alan Budikusuma. Dia merasa sakit hati karena tidak pernah dipanggil untuk bermain, sehingga akhirnya memilih pindah.
Sebelas tahun bertarung di bawah bendera Taiwan, prestasi Fung jauh lebih gemilang dibandingkan di negerinya sendiri. Dia menjuarai Hong Kong Open 1996, China Open 1996, Korea Open 1999, China Taipei Open 1999, Swiss Open 1999, dan runner-up Kejuaraan Dunia 1999.
Sebelum menutup kariernya sebagai pemain timnas Taiwan, ia sempat diminta menjadi pelatih tunggal putra di sana selama satu tahun pada 2006 silam. Pada 2007, Fung diminta pulang kembali ke PB Djarum untuk membantu mengembangkan klub.
(Rivan Nasri Rachman)