Dengan kondisi yang dialami saat ini, Marini tak menampik bahwa harapannya memiliki batu sandung yang besar. Sirkuit Termas de Rio Hondo diakui memiliki kerumitan untuk ditaklukkan oleh semua pembalap.
"Saya senang kembali ke Argentina setelah beberapa tahun. Sirkuit sederhana, di mana semua orang sangat kuat dan di mana celahnya sedikit," imbuhnya.
Maka dari itu, Marini berharap bisa cepat menguasai segala perjalanan yang berada di Negeri Tango tersebut. Pemahaman perjalanan menjadi faktor besar untuk mewujudkan sebuah podium yang diidam-idamkannya.
"Ini akan menjadi pertama kali saya di kelas MotoGP, dan kami harus sepenuhnya memahami kondisi aspal, yang merupakan aspek penting," tutupnya.
(Djanti Virantika)