TANGKISAN dalam pencak silat penting untuk diketahui. Sebab, teknik ini penting diterapkan dalam pertandingan bela diri pencak silat.
Selain pukulan dan tendangan, ada satu teknik yang harus dikuasai atlet pencak silat, yaitu teknik tangkisan dalam pencak silat. Teknik tangkisan berguna untuk melakukan pertahanan dari serangan musuh.
Tangkisan dalam pencak silat dibagi dua, yaitu tangkisan satu lengan dan tangkisan dua lengan. Tangkisan satu lengan terdiri juga dari beberapa tangkisan.
Pertama, tangkisan dalam, yakni menangkis serangan dari luar ke dalam. Kedua, tangkisan luar menangkis serangan dari dalam ke luar.
Tangkisan atas ditujukan untuk melindungi kepala. Arah tangkisan dari bawah ke atas. Sementara tangkisan bawah, ini digunakan melindungi kaki dan paha. Arah tangkisan bawah dari atas ke bawah.
BACA JUGA: Teknik Pukulan dalam Pencak Silat
Tangkisan dua lengan terdiri dari tangkisan dua lengan dengan telapak tangan dan tangkisan dua lengan dengan lengah bawah. Teknik lainnya yang juga harus dikuasai yakni teknik kuncian.
Teknik kuncian berfungsi mengunci tubuh lawan atau melumpuhkan pergerakan lawan. Kuncian ini menyasar tubuh lawan yang vital seperti leher, dagu, dan pergelangan tangan.
Selanjutnya, ada teknik guntingan. Kita dapat menendang lawan diteruskan kepada gerakan jepitan. Lawan akan mudah dijatuhkan saat kita berhasil menggunting lawan.
BACA JUGA: Induk Organisasi Pencak Silat di Indonesia
Ada lagi teknik berbaring, yakni salah satu bentuk pertahanan diri. Teknik berbaring ada tiga jenis, yaitu teknik berbaring telentang (jatuhan ke belakang), teknik berbaring miring (jatuhan samping kiri atau kanan), dan teknik berbaring telungkup (jatuhan depan).
Selain belajar mengenai teknik tangkisan dalam pencak silat, Anda akan mengetahui beragam jurus dalam bela diri ini. Ada jurus Kuntao, Brajamusti, Pulo Kali, Silat Pamur, dan jurus kelima.
Untuk peraturan umum pencak silat, antara lain boleh diikuti anak usia remaja 14-17 tahun atau usia dewasa 17-35 tahun. Soal umur, intinya usia peserta disesuaikan dengan hari pertama pertandingan.
Apabila hari kedua pertandingan peserta sudah berganti usia atau saat pendaftaran umur belum masuk rentang itu, maka dianggap usia hari pertandingan pertama saja.
Para atlet saat bertanding dilarang menyerang kemaluan lawan. Bagian tubuh yang boleh diserang di antaranya punggung, perut, dada, tungkai, dan pinggang kiri-kanan.
Apabila menyerang terhadap organ atau bagian tubuh terlarang, petarung akan dianggap melakukan pelanggaran. Maksimal pelanggaran saat bertarung hanya dua. Jika melakukan pelanggaran lebih dari dua, atlet tersebut akan didiskualifikasi.
Itulah teknik tangkisan dalam pencak silat yang patut ketahui sebelum bertanding ya. Tetap semangat berlatih!
(Djanti Virantika)