SINGAPURA – Tunggal putra asal Singapura, Loh Kean Yew berniat memulai musim 2022 dari nol lagi alias ia mau melupakan segala pencapaiannya di tahun lalu, termasuk saat menjadi juara dunia bulu tangkis 2021. Hal itu dilakukan agar Loh Kean Yew bisa fokus mengejar berbagai gelar juara yang akan diikutinya di sepanjang 2022.
Sebelumnya tak ada yang menyangka pebulu tangkis berpaspor Singapura titu layak disebut sebagai calon penantang di turnamen utama. Tapi, ia berhasil muncul sebagai juara dunia setelah menang di World Championship 2021 di Huelva, Spanyol. Itu adalah sebuah pencapaian sejarah bagi Singapura di ajang tersebut.
Kini semua mata pun tertuju padan Loh Kean Yew. Seperti halnya saat saat ia melangkah ke arena di India Open 2022 pada Januari 2022 lalu. Benar saja, pemain 24 tahun ini bisa mencapai partai puncak.
Sayang, Loh Kean Yew tidak dapat memperoleh juara. Dia dikalahkan tunggal putra tuan rumah Lakhsya Sen dengan skor 20-22, 21-19, dan 13-21.
Meski begitu, sang juara dunia kembali ke panggung perayaan di Singapura. Loh mengaku tidak punya banyak waktu untuk mengisi ulang dengan semua tuntutan waktunya.
“Saya belum istirahat. Sudah sibuk. Semoga saya bisa lebih baik dari hari ini,” kata Loh dikutip laman resmi BWF, Jumat (4/2/2022).
Loh Kean Yew sadar bahwa semuanya sangat berbeda ketika dia menginjakkan kaki di lapangan sekarang. Akan ada lebih banyak harapan dan lebih banyak tekanan.
“Saya selalu menjadi underdog. Ini adalah pertama kalinya saya bermain sebagai penantang, jadi tekanan dan ekspektasi adalah sesuatu yang perlu saya pelajari untuk tangani,” lanjutnya.
“Saya pelan-pelan belajar. Ini adalah awal yang baru bagi saya. Saya mencoba untuk belajar sebanyak yang saya bisa,” terangnya.
“Aku sudah ingin melupakannya (gelar juara dunia). Saya ingin memulai dari nol, memulai lagi dan melupakannya,” tambah Loh.
Untuk mempersiapkan musim 2022, Loh sebelumnya sudah latihan bersama Viktor Axelsen (Denmark) dan beberapa atlet bulu tangkis lainnya di Dubai, Uni Emirat Araab (UEA). Pada musim lalu Loh juga melakukan hal yang sama dan hasilnya adalah gelar juara dunia bulu tangkis 2021.
(Rivan Nasri Rachman)