JEREZ – Bos Tim Suzuki Ecstar, Shinichi Sahara mengakui bahwa timnya tak tampil maksimal saat menjalani MotoGP 2021. Timnya gagal memberikan kedua pembalap mereka, Joan Mir dan Alex Rins motor terbaik saat mengarungi musim 2021 tersebut.
Pada tahun 2020, Suzuki mampu menempatkan pembalapnya, Joan Mir, untuk menjadi juara dunia. Sayangnya pada 2021, pembalap asal Spanyol tersebut hanya mampu berada di urutan ketiga kejuaraan dunia.
Sahara mengakui hasil tersebut bukanlah apa yang Suzuki harapkan. Dirinya berharap bahwa Suzuki terus melakukan pengembangan agar mampu tampil kompetitif pada musim 2022 yang akan datang.
Baca Juga: Marc Marquez di Ambang Pensiun, Repsol Honda Resmi Punya 2 Pembalap Juara Dunia pada MotoGP 2023?
“Saya akan mengatakan bahwa, meskipun tidak mendapatkan hasil yang kami harapkan, tahun ini (2021) sekitar 60 hingga 70 persen dari apa yang saya harapkan,” ungkap Sahara dilansir dari Crash, Jumat (17/12/2021).
“Tahun 2021 berbeda bagi kami semua, setelah memenangkan gelar (dengan Joan Mir), dan manajer tim pergi. Kami semua harus melangkah dan menemukan jalan ke depan,” imbuhnya.
Meski begitu, Sahara mengaku sudah cukup puas dengan semangat yang ditunjukan Suzuki untuk menjadi tim terbaik. Namun dirinya menegaskan bahwa masih banyak hal yang harus ditingkatkan lagi untuk meningkatkan performa motor agar lebih kompetitif.
"Dalam hal semangat tim, kami mencapai harapan saya, kami hanya kurang sedikit dalam hal hasil," sambung Sahara.
“Satu hal yang jelas dari sisi performa motor, langkah peningkatan dari tahun lalu ke tahun ini tidak cukup besar, tidak sebesar tahun sebelumnya,” tambahnya.
Untuk membalas segala kesalahan itu, kini Suzuki berusaha untuk bisa meningkatkan performa motor GSX-RR. Ia berharap Mir dan Rins bisa mengendarai kuda besi terbaik agar bisa bersaing memperebutkan gelar juara MotoGP 2022.
(Rivan Nasri Rachman)