Kini, Herry IP juga akan mencoba untuk menaruh harapan besar kepada pasangan-pasangan muda yang telah ikut bersaing sengit di berbagai turnamen kelas atas pada tahun ini. Sebut saja seperti Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, dan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri.
"Kita ada tiga pasang, Pram/Yere, Leo/Daniel, dan Bagas/Fikri, tahun ini mereka baru main di level atas. Biasanya cuma main di 100, 300. Sekarang mereka sudah main di 500 sampai 1000," tambah Herry IP.
"Mereka harus lebih sering main lawan 10 besar dunia, supaya bisa mencoba seberapa jauh kemampuan mereka melawan pemain top dunia. Karena selama latihan di Indonesia kan sudah ketemu Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra, Fajar/Rian," sambungnya.
"Kita butuh pemain-pemain negara lain yang 10 besar dunia untuk melawan mereka, supaya saya sebagai pelatih bisa mengukur kemampuan mereka. Saya maunya lebih cepat untuk sejajarkan mereka dengan pemain top," pungkasnya.
(Djanti Virantika)