“Saya menggunakan ban bekas. Saya lalu mendengar di radio jika kecepatan Valtteri dengan ban baru pada awalnya tak terlalu bagus. hal itu membuat saya yakin dapat bertahan dengan ban bekas,” ujarnya.
“Kemudian dalam tujuh putaran, dia sempat mengalami kesulitan dan mendadak tergerus. Setelah ban menjadi botak, mendadak mobilnya sangat cepat. Ketika itu lah, saya tahu jika harus mengganti ban. Namun, semua sudah terlambat,” tutur Leclerc.
Meksi gagal podium, pembalap berpaspor Monako tersebut bisa memaklumi. Dia bahkan merasa komunikasi antara pembalap dan tim sudah berjalan sangat bagus, sehingga dapat saling memahami.
“Saya tak menyesalinya. Komunikasi tim pada GP Rusia tidak bagus. Namun, sekarang komunikasi tim sudah sangat bagus. Saya dapat menggambarkan keadaan balap,” ucapnya.
(Rachmat Fahzry)