"Ia bisa bisa menutup celah dengan cepat dan bisa mengalahkan seorang pria di luar sana dengan kedua tangannya," ujarnya.
Sebagai informasi tambahan, Tyson Fury harus lebih berhati-hati saat bertarung di atas ring. Mengingat, bentrokan nanti sebagai ajang balas dendam bagi Deontay Wilder lantaran dirinya tumbang di ronde ketujuh pada Febuari 2020.
Sebelumnya, pada pertemuan pertama mereka yang berlangsung pada 1 Desember 2018, laga berakhir imbang. Karena itu, Tyson Fury menjadikan laga ini sebagai penahbisan dominasinya atas Deontay Wilder.
(Ramdani Bur)