Di sisi lain, petinju berusia 35 tahun tersebut menganggap bentrokan nanti sebagai ajang balas dendam. Mengingat, ia ingin membalas kekalahan pada 2020 silam, dimana Fury sukses menumbangkan dirinya pada ronde ketujuh.
"Saya telah meremajakan diri, saya telah menemukan kembali diri saya sendiri. Saya tidak sabar untuk menunjukan kepada dunia tentang siapa saya sebenarnya," tegasnya.
"Laga nanti adalah penebusan bagi saya. Saya akan memperkenalkan kembali diri sayakepada dunia sebagai Deontay Wilder," tutupnya.
(Rachmat Fahzry)