BERAT motor MotoGP tidaklah ringan. Sebab, dari penampilan luarnya sudah terlihat, bahwa semua pembalap butuh tenaga luar biasa untuk bisa mengendarainya. Lalu, berapa berat motor MotoGP?
Melansir dari Sportskeeda, Kamis (23/9/2021), kalau berat mobil Formula One (F1) yang mencapai sembilan kali lebih berat dari pembalapnya, berat motor MotoGP memiliki berat dua kali lipat dari rata-rata pria dewasa dan sulit dikendalikan.
(Valentino Rossi beraksi, foto: MotoGP)
Sempat ada perdebatan khususnya di kalangan para pembalap mungil karena berat yang ada lebih menguntungkan bagi pembalap berpostur besar. Mereka merasa tidak adil. Sekalinya fokus pada berat minimum akan jauh lebih menguntungkan pengendara berpostur besar.
Sebagai contoh, ketika Marco Simoncelli (183 cm/72 kg) dan Valentino Rossi (182 cm/67 kg) mengajukan proposal ke MotoGP untuk menetapkan peraturan berat minimum gabungan. Ada juga kasus Dani Pedrosa (160 cm/51 kg) yang awalnya mengkritik, tetapi malah ditanggapi dengan cibiran “Cobalah menjadi lebih kecil."
BACA JUGA: Cara Jadi Pembalap MotoGP
Berdasarkan laman Sportskeeda, 157 kilogram adalah berat minimum motor MotoGP. Jika motor Anda memiliki berat kurang dari ini, Anda mungkin akan didiskualifikasi karena melanggar peraturan teknis.
Moto2 dan Moto3 keduanya memiliki bobot minimum gabungan, tetapi MotoGP (hingga 800cc dan di atas 800cc) memiliki kriteria bobot berbeda. Berikut ini adalah bobot minimum yang diizinkan:
MotoGP (hingga 800cc) - 150 kg
MotoGP (dari 801 hingga 1000cc) - 157 kg
Sepeda motor Moto2 + pengendara - 215 kg
Motor Moto3 + pengendara - 152 kg
Untuk kelas Moto2 dan Moto3, bobot yang diperiksa adalah total pengendara dengan pakaian pelindung lengkap ditambah bobot motor. Jauh di bawah dari kelas MotoGP hingga 800cc dan antara 800-1000cc.
Motor MotoGP secara khusus dibuat untuk pengendara tertentu dan bukan untuk masyarakat umum. Alhasil, tidak tersedia secara legal untuk dibeli atau dikendarai oleh orang-orang.
Sulit bagi para insinyur untuk mengadaptasi motor untuk masyarakat luas layaknya MotoGP. Masalahnya, berat motor MotoGP benar-benar disesuaikan secara detail dengan kebutuhan kompetisi. Anda bisa membayangkan berapa besar tenaga yang diperlukan seorang pembalap untuk mengendarai motor seberat ini.
(Andika Pratama)