Melempem di Paruh Kedua MotoGP 2021, Ini Dalih Johann Zarco

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis
Minggu 05 September 2021 01:01 WIB
Johann Zarco komentari penurunan performanya pada paruh kedua MotoGP 2021 (Foto: MotoGP)
Share :

CANNES – Pembalap Pramac Ducati, Johann Zarco, kehilangan tajinya pada paruh kedua MotoGP 2021. Dia pun mengungkapkan alasan penurunan performanya.

Seperti diketahui, Zarco berada di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2021 sebelum liburan musim panas. Dia hanya berselisih 34 poin dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) yang bertengger di posisi pertama.

Akan tetapi, performa Zarco turun drastis setelah kembali dari liburan musim panas. Dia hanya finis di posisi enam pada MotoGP Styria 2021 dan tidak mendapatkan poin alias gagal finis pada balapan kedua di Red Bull Ring, yaitu MotoGP Austria 2021.

Hasil buruknya pun berlanjut pada MotoGP Inggris 2021 pada akhir pekan lalu. Pembalap asal Prancis itu hanya finis di urutan 11. Alhasil, jarak poinnya dengan Quartararo melebar jadi 69 poin.

BACA JUGA: Ducati Terancam Tanpa Zarco di MotoGP Malaysia 2021 karena Aturan Vaksin, Ciabatti Ogah Gusar

“Saya harus menghilangkannya (ambisi mengejar Quartararo) dari pikiran saya karena itu memberi terlalu banyak tekanan pada saya ketika saya kembali dari liburan musim panas. Apakah pikiran saya sadar atau tidak, sulit untuk mengatakannya”, kata Zarco, dilansir dari Tuttomotoriweb, Minggu (5/9/2021).

“Saya ingin meningkatkan kecepatan untuk mengikuti Fabio (Quartararo). Tapi, itu tidak terjadi seperti itu. Ini tidak berarti, bahwa saya telah putus asa. Banyak hal yang masih bisa terjadi. Tapi, faktanya Fabio tetap mempertahankan posisinya, sedangkan saya butuh lebih banyak waktu untuk menganalisa berbagai hal,” imbuhnya.

Selain itu, tekanan dari Ducati Lenovo yang menjanjikan Zarco akan naik ke tim pabrikan kemungkinan juga menjadi penyebab penuruan performanya. Namun, Zarco menepis kabar tersebut.

Menurutnya, jika akhirnya Jorge Martin yang terpilih untuk promosi ke tim pabrikan, dia tidak masalah. Dia akan tetap senang selama dia masih bisa bersaing untuk menjadi juara dunia bersama tim satelit.

“Dalam dua minggu terakhir saya pasti tidak memiliki pemikiran ini. Posisi saya di tim Pramac bagus. Kalau calon (untuk tim pabrkan) kemudian adalah Jorge Martin, karena dia lebih muda, maka akan seperti itu. Selama saya bisa bersaing memperebutkan gelar juara dunia di masa depan, saya akan senang,” tuturnya.

Terdekat, Zarco dan para pembalap lainnya akan mentas dalam balapan MotoGP Aragon 2021. Balapan itu akan berlangsung di Sirkuit Aragon, Spanyol, Minggu 12 September 2021, malam WIB.

(Rachmat Fahzry)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya