SILVERSTONE - Pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro, menjadikan rekan setimnya, Marc Marquez, sebagai motivasi dalam kualifikasi MotoGP Inggris 2021. Alhasil, Pol pun bisa mendapatkan pole position.
Marquez mencatatkan waktu 1 menit 59,231 detik pada awal kualifikasi kedua (Q2), tapi dia melakukan pelanggaran batas lintasan sehingga catatan waktu itu dihapus. Pol, yang diberi tahu kabar tersebut, merasa termotivasi untuk mengalahkan catatan waktu milik Marquez yang dihapus itu.
“Di putaran pertama, saya melakukan putaran 1 menit 59,6 detik yang saya anggap baik. Saya bertanya kepada orang-orang apa yang dilakukan Marc (Marquez) karena dia tidak ada dalam daftar waktu dan mereka mengatakan kepada saya, bahwa dia mencatatkan 1 menit 59,3 detik, tetapi mereka membatalkannya,” kata Pol, dilansir dari The Race, Minggu (29/8/2021).
BACA JUGA: Percaya Diri, Marc Marquez Juara MotoGP Inggris 2021?
“Jadi, saya berkata 'Oke, milik saya bagus, tapi tidak (cukup) bagus, Marc tiga persepuluh lebih cepat.' Jadi, ini membantu saya untuk mendorong diri sedikit lebih keras di putaran kedua dan saya tahu itu mungkin bisa dilakukan lebih cepat dari 59 detik," tutur Pol.
"Itulah mengapa saya mendorong diri saya lebih keras di putaran kedua dan saya bisa mendapatkan waktu saya ini,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, Pol menjadi yang tercepat pada kualifikasi MotoGP Inggris 2021 dengan catatan waktu 1 menit 58,889 detik. Hasil itu menjadikannya sebagai pembalap Honda pertama, selain Marquez, yang ada di pole position sejak 2017.
Pembalap berusia 30 tahun itu terkejut dengan hasil yang didapatnya di Sirkuit Silverstone karena baru saja mendapatkan hasil kurang memuaskan di dua balapan di Sirkuit Red Bull Ring, Austria.
Menurutnya, hasil ini menjadi penenang baginya. Sebab, Pol sudah merasa frustrasi dengan performa motornya yang tak kunjung membaik.
“Sedikit mengejutkan setelah betapa sulitnya akhir pekan lalu di Austria bagi kami. Untuk bisa kembali ke sini dengan bagus, sulit dipercaya. Saya sudah mencoba untuk menjadi lebih baik dan saya bekerja setiap hari, tetapi hal-hal baik tidak datang, tetapi sekarang semuanya menjadi lebih mudah,” pungkas pembalap Spanyol itu.
(Andika Pratama)