SILVERSTONE – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, mengakui adanya efek domino yang akan timbul dengan pemecatan Maverick Vinales di pertengahan MotoGP 2021. Rossi pun memberi sedikit bocoran.
Sebagaimana diketahui, Vinales dipastikan takkan membela Yamaha lagi di MotoGP 2021. Hal itu terjadi usai Yamaha memilih untuk memutus kontrak Vinales yang seharusnya tersedia sampai akhir gelaran MotoGP 2021.
Pemutusan kontrak ini sendiri terjadi usai kisruh-kisruh antara tim pabrikan Yamaha dengan Vinales di MotoGP Styria 2021. Kala itu, Vinales dituding ingin merusak mesin motor Yamaha. Buntutnya, dia disanksi tak bisa mentas di MotoGP Austria 2021.
Setelah sanksi tersebut akhirnya berujung pemecatan, tim pabrikan Yamaha tentunya harus mencari pengganti Vinales. Sejauh ini, posisi Vinales digantikan pembalap penguji Yamaha, yakni Cal Crutchlow, di MotoGP Inggris 2021.
BACA JUGA: Punya Catatan Positif, Valentino Rossi Optimis Podium di MotoGP Inggris 2021
Tetapi, ada potensi nama lain yang keluar di balapan lain untuk mendampingi Fabio Quartararo. Rossi tetapi menyatakan bahwa dirinya akan betahan di Petronas sampai akhir musim.
“Saya pikir saya akan tetap di sini di Petronas hingga akhir musim,” ucap Valentino Rossi, dilansir dari Crash, Jumat (27/8/2021).
BACA JUGA: MotoGP Inggris 2021, Valentino Rossi Tak Sabar Unjuk Gigi
Kepergian Maverick Vinales dari Yamaha tentu turut memberi rumor soal dampaknya kepada tim Petronas Yamaha SRT. Kini dikabarkan, Franco Morbidelli akan merapat dan bergabung bersama Fabio Quartararo ke tim Yamaha usai kembali fit pasca operasi cedera lutut.
Efek domino kepergian Morbidelli membuat tim Petronas juga ramai dikaitkan dengan sejumlah pembalap yang akan membela mereka di musim depan. Salah satu nama yang berembus ialah Andrea Doviziozo.