Pengalaman yang tak kalah berharga didapat Wynne kala mentas di Olimpiade Athena 2004. Kala itu, dia bermain di nomor ganda putri bersama Angelique Wijaya alias Angie. Saat itu, mereka dihadapkan dengan sang pemegang medali emas, Li Ting/Sun Tiantian, di babak pertama Olimpiade.
Tetapi, kekalahan harus kembali didapatnya. Kekalahan dari pasangan asal China itu benar-benar di luar dugaan Wynne dan Angie. Sebab, di atas kertas mereka memiliki rekor yang bagus saat melawan pasangan Negeri Tirai Bambu itu.
Wynne berpendapat bahwa tekanan yang besar saat membela nama Indonesia menjadi penyebab penurunan performa mereka di Olimpiade.
“Kalau di Athena, saya hanya main di double sama Angie dan saat itu kalah di babak pertama juga dari yang juara Olimpiade saat itu. Kalau dibilang bad draw ya bad draw,” jelas Wynne.
“Enggak nyangka juga mereka bisa juara karena di pertandingan turnamen biasa, kita menang dari mereka. Tapi mereka di Olimpiade tiba-tiba mainnya bagus banget, saya dan Angie juga kaget banget waktu itu,” lanjutnya.
“Kalau sudah bawa negara memang kadang berbeda, tekanannya itu lebih berat karena kalau kalah kan bikin kecewa rakyat Indonesia,” pungkasnya.
(Djanti Virantika)