Pecco juga menjelaskan perbedaan yang dirasakan pembalap yang menggunakan motor dengan set-up trek basah dan pembalap yang tetap melaju dengan ban slick di trek basah. Perbedaan itu membuat ia bisa menyalip banyak pembalap di lap terakhir dan finis di posisi dua.
“Ada perbedaan besar antara kami (pembalap dengan set-up trek basah) dan mereka (pembalap set-up normal) di trek basah. Mereka tidak memiliki grip dan kami memilikinya,” jelas Pecco.
“Akan tetapi, saya tidak mengira akan finis di podium dan saya sangat marah sebelum garis finis, tetapi kemudian saya menyalip di lap terakhir. Saya mencoba menghitungnya (berapa pembalap yang disalip) tetapi saya kehilangan hitungan ketika saya berada di urutan keempat,” lanjut Bagnaia.
Untuk sementara, puncak klasemen MotoGP 2021 masih dikuasai Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dengan 181 angka. Sementara itu, Brad Binder menyodok ke urutan enam klasemen sementara MotoGP 2021 dengan 98 poin.
(Ramdani Bur)