"Orang-orang ini tidak memiliki tempat dalam olahraga kami dan kami mendesak pihak berwajib untuk menindaklanjuti atas tindakan mereka yang memberi ujaran rasisme,” lanjutnya.
"Formula 1, FIA, pembalap dan tim bekerja untuk membangun olahraga yang lebih beragam dan inklusif, dan contoh penyalahgunaan online yang tidak dapat diterima harus disorot dan dihilangkan,” sambungnya.
Perlu diketahui, Hamilton merupakan pendukung gerakan Black Lives Matter. Dia juga memberikan dukungannya sepekan lalu kepada pesepakbola Inggris Bukayo Saka, Marcus Rashford, dan Jadon Sancho yang juga mendapat pelecehan rasisme usai gagal mengeksekusi penalti di final Euro 2020.
(Ramdani Bur)