NEVADA – Pertarungan yang dinanti-nanti antara Conor McGregor melawan Dustin Poirier di UFC 264 sebentar lagi akan segera terjadi, yang mana akan dihelat pada Mingu 11 Juli 2021 mendatang. Pertarungan jilid ketiga itu lantas disebut McGregor akan dimenangkan olehnya.
Sejauh ini Mcgregor dan Poirier bisa dikatakan imbang, karena pada pertemuan pertamanya 2014 silam, The Notorious –julukan McGregor– berhasil keluar menjadi pemenang. Lalu di pertarungan kedua yang berlangsung Januari 2021, justru dimenangkan oleh Poirier.
Jadi. Pertarungan jilid ketiga itu pun pada akhirnya dimainkan untuk menentukan siapa yang terbaik di antara McGregor dengan Poirier. Karena pada pertemuan terakhirnya McGregor kalah dari Poirier, lantas petarung asal Irlandia Utara itu pun tak terlalu dijagokan saat UFC 264 nanti.
Baca Juga: Poirier Inginkan Pertarungan Berdarah saat Hadapi McGregor di UFC 264
Apalagi jarak pertarungan jilid kedua mereka pada Januari 2021 lalu dengan UFC 264 ini sangatlah berdekatan, sehingga tak heran jika Poirier-lah lebih dijagokan. Kendati begitu, McGregor justru sangat yakin dan percaya diri bahwa dirinya yang bakal keluar sebagai pemenang di UFC 264.
Sebab McGregor merasa dirinya yang sekarang ini sedang dalam tingkat fokus yang luar biasa serta dalam mode yang paling berbahaya alias dalam kondisi terbaik yang pernah ia rasakan. Dengan bermodalkan dua itu, McGregor sangat yakin bisa membuat Poirier tak berdaya di atas oktagon.
“Saya akan menjatuhkannya (membuat KO Poirier). Tak perlu diragukan lagi. Saya merasa sedang dalam momen di mana saya paling berbahaya selama ini. Saya merasa sangat fokus dari pada sebelum-sebelumnya,” jelas McGregor, dilansir dari MMA Junkie, Kamis (8/7/2021).
“Saya mengeluarkan semua kemampuan itu semua. Dia (Poirier) tidak mungkin bisa menghadapi apa yang akan saya keluarkan saat bertarung pada Sabtu (waktu setempat) nanti,” tambah petarung MMA berusia 32 tahun tersebut.
Menarik tentunya melihat pertarungan trilogi antara Poirier vs McGregor. Kedua petarung itu bisa dikatakan sama kuat karena sudah sama-sama sempat menang.
McGregor menjadi pihak yang merasakan kemenangan pertama kali atas Poirier di UFC 178 pada 27 September 2014. Pada saat itu, McGregor mampu menghabisi Poirier dengan TKO melalui pukulan ketika ronde pertama baru berlangsung 1 menit 46 detik.
Pada pertemuan keduanya di UFC 257 pada 24 Januari 2021, giliran Poirier yang berhasil merebut kemenangan atas McGregor. Poirier mampu menumbangkan petarung asal Irlandia Utara itu di babak kedua, tepatnya saat pertarungan berjalan 2 menit 32 detik dengan cara TKO.
Karena sama-sama imbang 1-1, kini pertarungan ketiga pun akhirnya digelar. Baik Poirier dan McGregor tentu akan mengincar kemenangan untuk membuktikan siapa yang lebih hebat di antara mereka.
Rencananya pertarungan UFC 264 akan digelar pada Minggu 11 Juli 2021 dan berlangsung di T-Mobile Arena, Nevada, Las Vegas, Amerika Serikat.
(Rachmat Fahzry)