“Perpisahan ini dilakukan berdasar kesepakatan bersama. Awalnya Yamaha menolak. Lin menangis. Ia tak mau percaya, tapi ini sudah dipikirkan sejak lama,” jelas Angel, sebagaimana dilaporkan oleh, Marca, Minggu (4/7/2021).
“Motor itu dirakit untuk Jorge Lorenzo dan Fabio Quartararo. Motor itu bagai margarin. Maverick butuh motor yang lebih kaku, karena ia mirip Marc (Marquez). Mereka menyerang dengan agresif demi mengeksploitasi potensi,” sambungnya.
“Yamaha sendiri punya batasan dan tidak mengizinkan Anda melakukan hal macam itu. Manajemen teknis tidak benar-benar dijalankan dengan baik.”
Baca Juga: Vinales Ungkap Alasannya Hengkang dari Yamaha di MotoGP 2022
“Mereka tak tahu cara memberi Maverick apa yang ia mau dan ia juga tak tahu cara mengendarai motor itu 100%. Perpisahan ini terjadi akibat akumulasi banyak hal,” tuntas dari ayah dari pembalap berusia 26 tahun tersebut.
(Ramdani Bur)