Fakta itu menunjukkan ada masalah pada RC213V yang harus segera diperbaiki. Sebab, detail kecil bisa menentukan hasil akhir dalam persaingan ketat di MotoGP.
“Mesinnya sama seperti balapan 2020 di Sirkuit Jerez (Spanyol). Mesinnya tidak berubah, itu sama,” kata Marquez, dikutip dari Motosan, Minggu (6/6/2021).
“Jika saya mampu melakukan balapan itu (mengejar dari belakang hingga berada di posisi terdepan usai terjatuh) di Jerez, bahkan setelah saya jatuh, saya seharusnya bisa sedikit lebih baik (pada musim ini). Akan tetapi, saya tidak bisa membantu apa-apa dan hal-hal lain terjadi,” tuturnya.
“Kami mencoba untuk menemukan (hal-hal bagus untuk) masa depan atau basis, tetapi yang jelas adalah Pol, yang berasal dari KTM (Red Bull) dan telah mencapai hasil yang bagus dengan KTM, menderita seperti saya atau Nakagami, dan saudara laki-laki saya (Alex) bahkan tidak dapat memberi tahu Anda apa-apa lagi. Dia (Alex) menderita lebih dari tahun lalu sehingga semua pembalap (Honda), ke mana pun kami pergi, kami memiliki masalah yang sama,” ucap pembalap berumur 28 tahun itu.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)