BARCELONA – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, kini tengah berada dalam kondisi yang terpuruk. Di tengah situasi tersebut, Marquez pun tak bisa memasang target yang muluk-muluk sehingga hanya berharap bisa menaiki podium lagi sebelum akhirnya MotoGP 2021 berakhir.
Sebagaimana diketahui, Marquez belum bisa berbicara banyak sejak comaback ke pentas MotoGP. Setelah absen hampir semusim lantaran didera cedera parah pada lengan kanannya, pembalap asal Spanyol itu hanya bisa finis di urutan ketujuh dalam momen comeback-nya di Portugal.
Alih-alih bangkit, hasil yang didapat Marc Marquez justru semakin buruk dalam balapan-balapan berikutnya. Dia bahkan gagal finis di dua balapan beruntun, yakni GP Prancis dan Italia.
Alhasil, The Baby Alien -julukan Marc Marquez- kini hanya menempati posisi ke-18 di klasemen sementara pembalap MotoGP 2021. Dia total baru mengemas 16 poin sejauh ini.
BACA JUGA: Disarankan Pensiun, Ini Strategi Rossi Beradu Cepat dengan Marquez di MotoGP Catalunya 2021
Kondisi tersebut tentu saja berbanding terbalik dengan situasi Marc Marquez sebelum mengalami cedera parah. Kakak dari Alex Marquez itu diketahui berhasil mendominasi perlombaan hingga terus merebut gelar juara.
BACA JUGA: Honda Terpuruk Sejak Tahun Lalu, Marc Marquez Beri Pembelaan
Kini, alih-alih menargetkan gelar juara, Marc Marquez hanya berharap bisa segera merasakan indahnya naik podium lagi saja. Hal itu diharapkan bisa terjadi sebelum perlombaan di musim ini berakhir.
“Kami sedang melalui masa sulit. Hal menguntungkan apa pun di masa depan akan menyenangkan,” ujar Marc Marquez, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Minggu (6/6/2021).
“Tapi, saya juga percaya bahwa kami akan mencapai podium sebelum akhir musim,” lanjutnya.
Kans Marc Marquez untuk mewujudkan harapannya itu dalam balapan MotoGP Catalunya 2021 yang berlangsung malam hari nanti pun tampaknya sulit untuk dicapai. Sebab, dia masih saja tercecer dalam sesi kualifikasi MotoGP Catalunya 2021.
Marquez hanya akan memulai balapan di Sirkuit Catalunya itu pada urutan ke-13. Pasalnya, catatan waktu terbaiknya di sesi kualifikasi hanyalah 1 menit 39,181 detik.
(Ramdani Bur)