Penggunaan rem depan dan rem belakang
Banyak orang yang tak tahu kegunaan masing-masing rem, kebanyakan hanya asal tarik rem untuk menghentikan sepeda yang sedang melaju. Tentunya itu tidak salah selama dalam keadaan pelan dan rem berfungsi dengan baik serta mampu menghentikan sepeda.
Lain cerita jika menghadapi situasi darurat atau pada kecepatan tinggi. Maka diperlukan kemampuan khusus untuk menerka kapan harus menarik tuas rem dan seberapa kuat harus menariknya.
Terlalu kuat menarik rem bisa sangat membahayakan, terutama di kecepatan yang tinggi. Sebab bisa saja tubuh yang justru terlempar ketika menarik rem ban depan secara mendadak.
Akan tetapi, menghentikan sepeda dengan kecepatan yang tinggi tentu memerlukan tenaga ekstra saat menarik rem. Jadi, apa yang harus dilakukan? Tentunya setiap pengguna sepeda harus memahami seberapa kuat kekuatan pengereman sepedanya agar bisa menghitung seberapa kekuatan yang harus dikeluarkan saat menarik rem.
Namun, formula yang tepat adalah rem depan untuk menghentikan sepeda dan rem belakang untuk mengurangi kecepatan. Kasarnya 70-80 persen kekuatan dikeluarkan saat menarik rem depan dan sisanya untuk rem belakang.