Teknik pengereman sepeda menjadi salah satu hal yang harus dikuasai ketika hendak memakai salah satu moda transportasi roda dua tersebut. Pasalnya dengan memahami masalah pengereman, maka bisa mengurangi risiko kecelakaan.
Pada umumnya sepeda memiliki dua rem yang terletak pada stang di setiap sisi tangan. Untuk sepeda orang dewasa, rem depan terletak di sisi tangan kiri dan dan rem belakang berada di kanan. Namun, ada juga sepeda untuk anak kecil yang justru menempatkan rem dengan arah sebaliknya dari sepeda dewasa.
Terlepas dari perbedaan itu, mari membahas ke pokok permasalahannya, yakni bagaimana teknik pengereman sepeda yang efektif dan efisien? Menurut apa yang dilaporkan Sepeda.Me, pengereman yang baik ditentukan dari posisi tangan dan jari saat menarik tuas rem.
Posisi Tangan
Posisi tangan disarankan berada di posisi yang santai alias nyaman untuk menarik tuas rem kapan pun. Tentunya pemindahan posisi rem di stang sepeda sangat disarankan agar menemukan posisi yang nyaman untuk melakukan pengereman.
Jari
Untuk masalah jari, semuanya kembali terkait kenyamanan masing-masing. Ada yang orang yang lebiih suka menggenggam rem dengan empat jari, ada yang tiga jari, dan kadang ada yang hanya memakai dua jari saja.
Tentu itu semua kembali ke diri masing-masing untuk nyaman yang mana. Namun perlu diingat, mengurangi jari pada saat menggenggam rem akan mengurangi kekuatan pada penekanan rem.
Jadi, dengan menggunakan jari yang sedikit dapat menghindari penekanan rem yang terlalu kuat. Untuk itu diperlukan kesadaran diri sekuat apa jari Anda melakukan pengereman.