Situasi Zarco kini pun tentunya sangat positif, apalagi jika mengingat ia nyaris pensiun dini pada akhir 2019 usai memutuskan hengkang dari KTM setahun lebih awal akibat sulit beradaptasi dengan RC16.
Zarco kala itu bahkan dilepas KTM lebih awal, ketika balapan musim itu masih menyisakan enam balapan. Sejak saat itu nasib masa depannya di kelas utama MotoGP juga tidak jelas. Sebelum merapat ke Pramac Racing, ia sempat menggantikan posisi Takaaki Nakagami di LCR Honda.
"Apa yang terjadi dua tahun lalu adalah bagian dari hidup saya. Saya ambil beberapa keputusan dan kini saya senang bisa kembali dengan para rider top,” jelas Zarco.
“Dua balapan pertama ini sangat menyenangkan. Jadi, ini bukan waktu untuk memikirkan kebangkitan atau semacamnya. Saya hanya ingin menjalani hidup, dan saat ini adalah momen saya bersama Pramac dan Ducati," tandas Juara Dunia Moto2 2016 tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)