LOSAIL – Mimpi buruk menghampiri Valentino Rossi pada Kualifikasi MotoGP Doha 2021. Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT itu harus puas mengakhiri sesi kualifikasi di posisi 21! Sejumlah masalah, terutama dengan ban, dituding menjadi penyebabnya.
Pekan balapan MotoGP Doha 2021 berubah menjadi malapetaka bagi Valentino Rossi. Ia terlihat begitu kesulitan sepanjang tiga sesi latihan bebas plus kualifikasi.
Baca juga: Start Posisi 21 di MotoGP Doha 2021, Valentino Rossi Beberkan Strateginya
Mimpi buruk sudah terlihat sejak Valentino Rossi hanya bisa mencatatkan waktu tercepat 1 menit 54,112 detik pada catatan waktu kombinasi. The Doctor terpaksa melalui babak pertama sesi kualifikasi di Sirkuit Internasional Losail, Qatar.
Performanya kian menurun pada sesi latihan bebas empat (FP4). Padahal, sesi yang berlangsung selama 30 menit itu berguna untuk mencari setelan terbaik jelang kualifikasi. Ia hanya menempati posisi 21!
Ternyata, posisi pada FP4 itu berlanjut ke sesi kualifikasi. Valentino Rossi hanya mampu membukukan waktu satu putaran tercepat 1 menit 54,881 detik. Akibatnya, pembalap asal Italia itu bakal start dari posisi 21 dan hanya unggul dari Lorenzo Salvadori!
Masalah ban kembali menjadi penyebab Valentino Rossi tidak bisa memacu motor dengan nyaman. Parahnya lagi, juara dunia MotoGP tujuh kali itu juga harus berhadapan dengan masalah akselerasi motor YZR M-1 andalannya.
“Hari yang sulit karena saya tidak pernah merasa kuat. Kami berusaha meningkatkan perasaan dengan ban belakang, tetapi saya sangat menderita. Saya tidak mendapat daya cengkeram yang bagus saat berakselerasi. Alhasil, setelah beberapa putaran, laju saya tidak bagus,” urai Valentino Rossi, disitat dari Crash, Minggu (4/4/2021).
“Pada kualifikasi, saya tidak mendapat perasaan yang bagus untuk melaju cukup kencang dengan ban baru. Ketika memakai ban lunak, saya memberi tekanan terlalu berat pada ban belakang. Saya tidak bisa melajukan motor lebih kencang karena merasakan getaran,” lanjut pembalap kelahiran Tavullia itu.
“Sepertinya, ban menjadi lebih panas dan saya tidak cukup kencang. Namun, ban ini sama seperti yang dipakai pembalap lain. Saya harus memahami situasinya, mencoba hal lain (untuk balapan), dan kita lihat saja nanti,” tukas pembalap bernomor motor 46 itu.
Yang pasti, Valentino Rossi harus bekerja keras pada saat balapan. Ia tak perlu mematok target muluk-muluk mengingat posisi startnya hanya kedua dari terakhir.
(Rachmat Fahzry)