“Novak melakukannya di Australia, Rafa di French Open. Mereka sepertinya sedang berada di puncaknya masing-masing. Hal ini sesuatu yang bagus untuk dunia tenis sekaligus untuk diperdebatkan,” katanya.
Rafael Nadal berhasil menyamai capaian 20 gelar Grand Slam miliknya, sedangkan Djokovic butuh tiga titel lagi untuk mengejar catatan tersebut. Kendati begitu, Federer menegaskan bahwa fokusnya saat ini bukan hanya sekadar rekor, melainkan kesehatannya.
Oleh karena itu, ia juga tak akan banyak berharap di Qatar nanti. Namun Federer mengatakan komplikasi yang mengharuskannya untuk menjalani operasi lutut telah memotivasi dia untuk kembali ke performa terbaiknya.
“Saya merasa masih ada sesuatu yang lain, tetapi pensiun tidak masuk dalam rencana. Saya tak keberatan melakukan pemulihan,” katanya.
Ke depan, petenis peringkat lima dunia itu mengatakan ia berharap untuk kembali ke Wimbledon pada Juni mendatang. Namun ia belum mengetahui apakah dia akan tampil di Olimpiade atau tidak.
“Saya masih berusaha untuk lebih fit, lebih baik dan lebih cepat,”
“Saya akan fokus dulu di Dubai, baru kita akan lihat musim tenis di lapangan tanah liat,” pungkas dia.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)