Ciabatti Beberkan Alasan Utama Ducati Tampil Buruk di MotoGP 2020

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Jum'at 01 Januari 2021 18:32 WIB
Dovizioso dan Petrucci. (Foto: MotoGP)
Share :

BOLOGNA – Tim Ducati memang berhasil menyabet gelar sebagai tim pabrikan terbaik di MotoGP 2020. Namun, semua itu dapat terjadi karena Yamaha mendapatkan pengurangan poin usai melanggar peraturan homologasi dengan mesin saat tampil di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Jadi, andai kata Yamaha tak mendapatkan pengurangan poin, mungkin Ducati bisa menutup MotoGP 2020 tanpa meraih gelar sama sekali. Buruknya performa Ducati di MotoGP 2020 memang tak bisa dipungkiri.

Bahkan Andrea Dovizioso yang selalu mampu finis sebagai runner-up di belakang Marc Marquez sedari MotoGP 2017 sampai 2019, nyatanya hanya bisa mengakhiri musim 2020 kemarin di posisi keempat.

Baca Juga: Valentino Rossi Lewatkan Peluang Emas Juarai MotoGP pada Musim Lalu

Semua itu benar-benar membuktikan betapa buruknya Ducati di MotoGP 2020. Buruknya performa tim Ducati itu lantas diakui oleh Direktur tim tersebut, yakni Paolo Ciabatti.

Menurut pemaparan Ciabatti, timnya memang gagal tampil baik di MotoGP 2020. Namun, ia merasa semua itu merupakan kesalahan dari ban keluaran terbaru Michellin.

Sebab Ciabatti mengatakan Ducati baru tahu di pertengahan MotoGP 2020 bahwa ban teranyar Michellin itu ternyat sangat tidak cocok dengan motor Desmosedici GP20. Gara-gara ketidakcocokan itu, para pembalap Ducati seperti Dovizioso dan Danilo Petrucci pun pada akhirnya kesulitan tampil baik di musim 2020 kemarin.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya