Selain mengulang pemakaian sistem gelembung, jumlah personel tim yang boleh hadir di Sirkuit Internasional Sepang juga akan semakin dikurangi. Jumlahnya mungkin saja lebih sedikit dari maksimal 40 untuk tim pabrikan dan 25 orang untuk tim satelit.
Upaya tersebut perlu dilakukan demi menjamin keselamatan dan kesehatan semua yang terlibat di MotoGP. Sekali pun sulit dan penuh pembatasan di sana sini, nyatanya Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 sukses digelar sepanjang Juli-November.
Jika semuanya berjalan lancar, MotoGP kemudian akan pindah ke Qatar untuk menjalani tes pramusim kedua pada 10-12 Maret 2021. Itu akan menjadi tes terakhir sebelum balapan perdana di Sirkuit Internasional Losail pada 26-28 Maret mendatang.
Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 sendiri dijadwalkan menggelar 20 seri. Pun begitu, kemungkinan penundaan atau pembatalan seri seperti halnya musim lalu masih terbuka lebar, terutama pada balapan-balapan awal. Sebab, dunia masih berjuang melawan Covid-19.
(Ramdani Bur)