TAVULLIA – Pembalap MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap Yamaha pada musim 2020. Selain performa motor, VR46 juga merasa kecewa dengan perlakuan Yamaha terhadap mantan rekan setimnya yakni Jorge Lorenzo.
Seperti diketahui, pada musim 2020, Yamaha merekrut Lorenzo menjadi test rider. Awalnya, kehadiran Lorenzo pun sangat disambut antusias. Apalagi pembalap berpaspor Spanyol itu memiliki banyak pengalaman bersama M1.
Akan tetapi, bencana datang ketika pandemi Covid-19 melanda dunia. Lorenzo tidak berbuat banyak dan Yamaha tak mempekerjakan X-Fuera –julukan Lorenzo– untuk ikut ambil bagian dalam mengembangkan sang motor.
Hal ini kemudian menuai kritikan dari Valentino Rossi. Pasalnya jika berkaca ke tim-tim lain, mereka tetap aktif mempekerjakan para test rider, ketika situasi benar-benar lebih baik ketimbang masa-masa awal di masa pandemi.
Baca juga Ayah Lorenzo: Rossi Berjaya di Masa Lalu karena Lawannya Kurang Hebat
Sayangnya, hal ini tidak dimanfaatkan dengan baik oleh Yamaha. Karena itu, VR46 menilai hasil buruk Yamaha pada musim ini bisa didapat dari minimnya kinerja test rider. Padahal dengan keberadaan Lorenzo, Valentino Rossi berharap M1 bisa berkembang lebih maju.
“Ada masalah mendasar. Sebelum tahun 2020, semua pabrikan lain memiliki tim penguji yang sangat aktif yang sedang melakukan perjalanan di Eropa, dengan pembalap Eropa seperto Pirro, Bradl, Pedrosa,” ungkap Valentino Rossi, mengutip dari Paddock-GP, Selasa (15/12/2020).