Menengok kembali pada masa-masa itu, mekanik berkebangsaan Australia tersebut mengaku sama sekali tidak marah dengan keputusan yang diambil. Namun, Alex Briggs merasa sedikit sedih karena tidak bisa pensiun dari ajang MotoGP bersama dengan Valentino Rossi.
“Ketika saya melihat lagi, saya tentu saja menyukai ide pensiun bersamaan dengan Valentino Rossi. Namun, bukan seperti itu kenyataannya,” sambung Alex Briggs.
“Jika ada tawaran menarik dari yang lain, mungkinkah saya akan bertahan? Ini bukan hanya soal uang. Hanya menjadi mekanik biasa tanpa membagikan ilmu sudah cukup untuk membuat saya memutuskan berhenti,” tukasnya.
Sekali pun kerja sama keduanya secara profesional berakhir, Alex Briggs dan Valentino Rossi akan tetap menjaga hubungan baik di luar lintasan. Betapa tidak, relasi keduanya begitu hangat selama 20 tahun terakhir.
(Ramdani Bur)