“Mereka selalu selangkah di depan kami, sepertinya kedua pembalap mereka benar-benar tidak terkalahkan,” tambahnya.
“Situasi ini membuat saya merasa buruk. Saya tidak bisa bahagia dengan musim saya,” lanjut pembalap berusia 21 tahun tersebut.
“Sejujurnya, saya terkejut bahwa saya masih memimpin kejuaraan setelah dua balapan di Austria, dan bahkan setelah kecelakaan di Misano,” imbuhnya.
“Sebenarnya hanya di Jerez saja ada dua pembalap Yamaha naik podium. Sementara pembalap Suzuki, praktis ada di sana setiap Minggu dan mereka hanya punya dua motor,” pungkasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)