VALENCIA – Gelar juara dunia MotoGP 2020 sudah ada di depan mata Joan Mir. Pembalap Tim Suzuki Ecstar itu mengantongi keunggulan 37 angka atas pesaing-pesaingnya. Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio, merasa bersyukur sang pembalap bergabung dengan timnya, bukan Honda.
Seperti diketahui, Joan Mir berhasil menghapus keraguan pada balapan MotoGP Eropa 2020 akhir pekan lalu. Pembalap asal Spanyol itu akhirnya meraih kemenangan pertamanya di kelas premier. Tambahan 25 angka itu sekaligus membuat perbendaharaan poinnya menjadi 162.
Kini, Joan Mir hanya tinggal selangkah lagi untuk menjadi juara dunia. Itu akan menjadi gelar pertama Suzuki sejak Kenny Roberts Jr pada MotoGP 2000. Tidak disangka, pembalap yang akan mengantar mereka ke pintu gerbang sejarah, nyaris bergabung dengan Honda.
Baca juga: Quartararo Belum Menyerah meski Peluang Juara Dunia Memudar
Pengakuan itu dilontarkan oleh Manajer Tim Davide Brivio. Pria asal Italia itu mengakui, ketika pertama kali berbicara dengan Joan Mir, sang pembalap ternyata sudah mempertimbangkan untuk bergabung dengan Honda. Beruntung, pada akhirnya Suzuki yang dipilih.
“Pertama kali saya berbicara dengan Mir, dia bilang ada satu masalah, dia sudah mempertimbangkan Honda,” ujar Davide Brivio, dikutip dari Tutto Motori Web, Senin (9/11/2020).
“Pada titik itu, saya mencoba bertanya apa yang ingin dilakukannya. Dia lantas menjawab ingin pergi ke Suzuki,” sambung pria yang pernah menjadi petinggi Yamaha itu.