“Jadi, Anda mulai kehilangan segalanya. Ritme, refleks, reaksi, dan Anda butuh aklimatistasi dengan MotoGP bahkan jika Anda adalah Lorenzo, (Valentino) Rossi, atau (Marc) Marquez,” tutup juara dunia MotoGP tiga kali tersebut.
Jika tidak diperpanjang Yamaha, Jorge Lorenzo sudah punya alternatif, yakni menjadi pembalap tes bersama Aprilia. Kedua pihak sudah menjalin kontak awal, setidaknya menurut pengakuan Lorenzo. Pun begitu, prioritasnya tetap bertahan bersama Yamaha.
“Seperti yang saya katakan beberapa pekan lalu, saya ingin meneruskan peran ini dan opsi pertama saya adalah Yamaha. Saya pernah juara dunia bersama mereka dan mendapat perasaan baik dengan motor, tetapi tentu saja ada opsi lain,” ungkap Jorge Lorenzo.
“Betul, opsi lainnya adalah Aprilia. Saya berbicara dengan (Direktur Pelaksana Yamaha MotoGP) Lin Jarvis dan dia bilang akan ada kabar terbaru dari Jepang mengenai rencana tahun depan dan saya menanti kabar itu darinya,” tutup lelaki kelahiran Palma de Mallorca tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)