Pembelaan Jorge Lorenzo atas Hasil Buruk di Tes Portimao

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Sabtu 31 Oktober 2020 19:44 WIB
Jorge Lorenzo berbicara kepada media (Foto: MotoGP)
Share :

LUGANO – Hasil buruk diraih Jorge Lorenzo saat mengaspal sebagai pembalap tes di Sirkuit Portimao, Portugal, pada 6-7 Oktober 2020. Pria berjuluk Por Fuera itu berkilah, hasil buruk terjadi karena diberi tahu mendadak oleh Yamaha.

Seperti diketahui, Jorge Lorenzo baru direkrut oleh Yamaha sebagai pembalap tes pada Januari 2020. Ia dikontrak selama setahun oleh pabrikan berlogo garpu tala tersebut. Awalnya, ia diplot untuk mengikuti 15-16 hari tes sepanjang 2020. Pada kenyataannya, hanya dua saja.

Selain tes resmi MotoGP 2020 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, pada Februari lalu, Jorge Lorenzo baru mengaspal lagi di Portimao. Tujuh bulan tidak berlatih dengan motor membuat kemampuannya sedikit menurun. Ia terpaut tiga detik dari pembalap tercepat Aleix Espargaro yang memakai motor produksi massal.

Baca juga: Digantung Yamaha, Lorenzo Akui Pertimbangkan Hijrah ke Aprilia

Jebloknya penampilan Jorge Lorenzo membuat Yamaha kurang yakin untuk memperpanjang kontraknya. Pria berusia 33 tahun itu dengan gamblang menyebut penilaian Yamaha itu akan jadi sebuah kesalahan besar. Sebab, dirinya sengaja mengurangi intensitas latihan berdasarkan pemberitahuan awal dari Yamaha.

“Pada Juni, ketika Covid-19 masih ganas-ganasnya, saya diberi tahu Yamaha tidak akan ada lagi tes. Jadi, saya mengurangi latihan karena saya tidak tahu apa yang akan dilakukan tahun depan. Jika lanjut, saya tidak akan ikut tes sampai Februari,” terang Jorge Lorenzo, dikutip dari Motorsport, Sabtu (30/10/2020).

“Ketika diberi tahu ada tes di Portimao, waktunya terlalu mepet. Saya hanya punya sedikit waktu untuk tiba dalam kondisi fisik terbaik. Belum lagi, saya tidak mengendarai motor MotoGP selama delapan bulan,” imbuh pria asal Spanyol itu.

“Jadi, Anda mulai kehilangan segalanya. Ritme, refleks, reaksi, dan Anda butuh aklimatistasi dengan MotoGP bahkan jika Anda adalah Lorenzo, (Valentino) Rossi, atau (Marc) Marquez,” tutup juara dunia MotoGP tiga kali tersebut.

Jika tidak diperpanjang Yamaha, Jorge Lorenzo sudah punya alternatif, yakni menjadi pembalap tes bersama Aprilia. Kedua pihak sudah menjalin kontak awal, setidaknya menurut pengakuan Lorenzo. Pun begitu, prioritasnya tetap bertahan bersama Yamaha.

“Seperti yang saya katakan beberapa pekan lalu, saya ingin meneruskan peran ini dan opsi pertama saya adalah Yamaha. Saya pernah juara dunia bersama mereka dan mendapat perasaan baik dengan motor, tetapi tentu saja ada opsi lain,” ungkap Jorge Lorenzo.

“Betul, opsi lainnya adalah Aprilia. Saya berbicara dengan (Direktur Pelaksana Yamaha MotoGP) Lin Jarvis dan dia bilang akan ada kabar terbaru dari Jepang mengenai rencana tahun depan dan saya menanti kabar itu darinya,” tutup lelaki kelahiran Palma de Mallorca tersebut.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya