“Saya 6 km/jam lebih lamban dari pembalap Tim Yamaha lainnya, dan malah 22 km/jam lebih lamban dari Ducati. Anda bisa atur ban jika punya tenaga di trek lurus, dan saya jelas pembalap paling lemah di area ini,” jelas Morbidelli, seperti disadur dari GPOne, Kamis (1/10/2020).
“Saya hanya harus start, berusaha sebaik mungkin, tanpa strategi. Saya tidak bisa atur ban dengan baik, karena apabila saya tampil agresif, maka saya justru akan membuat ban motor saya menjadi lebih cepat haus,” sambung pembalap berusia 25 tahun itu.
Baca Juga: Morbidelli Ungkap Ajaran Peting dari Valentino Rossi
“Usai melihat potensi saya di lintasan lurus, lebih lamban dari pembalap-pembalap Tim Yamaha yang lain, saya merasa harus mundur selangkah, coba santai, menikmati tiap lap, tiap balapan, dan tak memikirkan hal lain.”
“Saya hanya akan bekerja tanpa memikirkan hal-hal spesial dalam perebutan gelar dunia, karena seperti yang saya bilang, rider-rider pabrikan lah yang harus memikirkan gelar, dan saya makin yakin soal itu di sirkuit yang punya trek lurus sepanjang ini,” tuntasnya.
(Ramdani Bur)