“Pada akhirnya, kami tahu bahwa kelemahan motor adalah saya tidak bisa menyalip siapa pun. Satu-satunya saat saya melewati seseorang adalah pada tikungan lima melalui sisi luar, yang tidak terpikirkan untuk melaju lewat di sana,” ujar Vinales, mengutip dari Tutto Motori Web, Kamis (1/10/2020).
“Tapi hei, itulah satu-satunya tempat yang saya bisa (untuk menyalip), dan pada tikungan tiga lewat sisi dalam. Nah, tidak banyak penjelasan lagi, pada akhirnya ketika saya sendirian saya pergi dengan cepat,” sambung Vinales
Karena hal ini, Vinales pun pesimis untuk bisa bertarung memperebutkan gelar juara. Menurutnya, Yamaha harus melakukan banyak pembenahan untuk bisa bersaing. Vinales sendiri saat ini menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan 90 poin. Ia tertinggal 18 angka dari Fabio Quartararo di puncak.
“Bertarung untuk gelar juara? Tidak seperti ini, tidak mungkin, keteraturan itu nol. Kami harus memikirkan dengan hati-hati apa yang harus dilakukan," tegas Vinales.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)