“Maverick tidak menekan saya, ketika ia mendekat, saya mendorong sedikit lebih keras dan pergi lagi, semuanya dalam keamanan maksimum, saya tidak berada di batas,” ungkap Bagnaia, mengutip dari GP One, Selasa (22/9/2020).
“Pada kelas Moto2 saya terbiasa mengelola situasi situasi ini, Vinales akan mengejar saya dengan susah payah,” tambahnya.
“Hal yang paling membuat saya khawatir adalah crash tanpa penjelasan apapun, untuk alasan ini saya pikir saya menyentuh sesuatu,” sambungnya.
Sementara itu, Vinales sendiri mampu keluar sebagai yang terbaik. Pembalap berpaspor Spanyol itu mampu memenangi balapan setelah memanfaatkan situasi dengan baik usai kecelakaan yang dialami Bagnaia.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)