Pembalap Yamaha Hanya Bisa Menang jika Ngacir Selepas Start

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Senin 21 September 2020 18:13 WIB
Fabio Quartararo sudah dua kali menang (Foto: MotoGP)
Share :

Mengenai peluangnya pada seri berikut, MotoGP Catalunya 2020, Fabio Quartararo hanya bisa pasrah. Sebab, Sirkuit Catalunya di Barcelona memiliki satu trek lurus panjang. Selain sulit menyalip pembalap lain, motor YZR M-1 juga tidak punya kecepatan puncak yang bagus.

“Mari kita lihat di Barcelona. Itu adalah trek yang saya sukai, tetapi ada trek lurus panjang 1 kilometer. Jadi, saya tidak tahu apa yang harus dipikirkan,” imbuh Fabio Quartararo.

BACA JUGA: Klasemen MotoGP Hari Ini: Dovizioso Teratas, Valentino Rossi Tercecer

“Di sini ada tiga trek lurus panjang di mana kami melewatinya dengan gigi lima atau enam. Pada akhirnya, Barcelona hanya punya satu trek lurus panjang. Ini lebih soal tikungan cepat dan kecepatan saat menikung,” imbuh pria berusia 21 tahun itu.

Selepas MotoGP Emilia Romagna 2020, Fabio Quartararo masih berada di peringkat dua klasemen sementara dengan 83 poin. Angka yang dikoleksi sama dengan Maverick Vinales, tetapi Quartararo unggul jumlah kemenangan. Sementara itu, puncak klasemen masih diduduki Andrea Dovizioso dengan 84 angka.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya