Kondisi tersebut mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Dovizioso. Ia kini bahkan tengah bertengger di urutan kedua pada klasemen sementara, mengekor Fabio Quartararo dengan jarak poin yang hanya terpaut tiga angka.
Mendapati kondisi ini, Stoner menilai Ducati tak seharusnya melepas Dovizioso. Mereka seharusnya mendengarkan lebih baik para pembalapnya agar peningkatan bisa dilakukan di tim.
“Itu pendapat pribadi saya, tapi saya tidak berpikir Ducati mampu kehilangan pembalap seperti Andrea Dovizioso,” ujar Stoner, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Kamis (3/9/2020).
“Saya pikir mereka harus menyadari di beberapa titik bahwa itu adalah pembalap yang mendapatkan hasil. Oleh karena itu, mereka harus mendengarkan pembalap,” tukasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)