HAMAMATSU – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir, percaya diri bahwa timnya memiliki peluang untuk menjadi juara dunia MotoGP 2020. Kepercayaan diri itu sangat tinggi karena didasari bahwa Mir merasa motor GSX-RR sudah semakin gahar ketimbang musim yang lalu.
Bukti nyata motor pabrikan asal Jepang itu sudah jauh lebih baik bisa dilihat dari hasil dua kali balapan Mir dan rekan setimnya, Alex Rins di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria. Pada seri Austria dan GP Styria, Mir merasa motor Suzuki sangatlah cepat.
Dengan kecepatan itu Mir pun pada akhirnya mampu bersaing dengan para pembalap jajaran terdepan di dua kali balapan yang berlangsung di Austria tersebut. Pada saat di seri Austria Mir mampu finis di urutan kedua dan kala tampil di GP Styria ia hanya bisa mengakhiri balapan di posisi keempat.
Mungkin memang Mir dan Rins belum juga memberikan kemenangan untuk Suzuki di MotoGP 2020. Namun, hasil di dua kali seri balapan di Austria sudah membuktikan bahwa motor Suzuki kini sudah dapat bersaing dengan Yamaha, Honda, dan Ducati di Sirkuit Red Bull Ring.
Baca Juga: Joan Mir Kembali Harapkan Hasil Maksimal di MotoGP San Marino 2020
Lebih hebatnya lagi, Mir merasa Suzuki dapat bersaing dengan jajaran terdepan meski secara horsepower motor GSX-RR kalah jauh dari motor pabrikan lainnya, terutama Ducati. Namun, nyatanya Mir tetap mampu bersaing ketat dengan tim-tim lain.
Hal itu membuktikan bahwa motor GSX-RR sangat seimbang dan semakin hebat. Dengan kemampuan tersebut dan Mir percaya perkembangan akan terus terjadi, maka ia pun tak ragu menyebut bahwa Suzuki kini sudah layak masuk ke dalam tim yang mampu menjadi juara dunia MotoGP.
"Kami memiliki motor yang bagus. Jika kami berjuang untuk podium dan menang di Austria, dengan horsepower yang jauh lebih sedikit dibandingkan beberapa tim lain, maka ini berarti kami memiliki motor yang hebat dengan keseimbangan yang bagus,” ungkap Mir, seperti yang dikutip dari Crash, Rabu (2/9/2020).
"Saya bangga dengan tim saya dan yang pasti Suzuki adalah penantang gela di MotoGP musim ini,” tutup rider asal Spanyol tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)