MADRID – Pembalap Tim Reale Avintia Ducati, Johann Zarco, membicarakan soal balapannya di MotoGP Styria 2020 yang berlangsung akhir pekan lalu. Ia mengaku memetik hal positif dari berkibarnya red flag dalam balapan tersebut yang membuat perlombaan dihentikan sementara.
Red flag sendiri dikibarkan usai Maverick Vinales diketahui mengalami insiden di MotoGP Styria 2020. Insiden tepatnya terjadi kala pembalap Tim Monster Energy Yamaha itu hendak memasuki tikungan pertama.
The Top Gun –julukan Vinales– mencoba membelokkan motornya. Akan tetapi, kuda besinya justru tak mau berbelok. Alhasil, Vinales pun terjatuh dari motor balapnya.
BACA JUGA: KTM Tech3 Raih Kemenangan Perdana, Poncharal: Ini Luar Biasa!
Beruntung, tak ada pembalap lain yang melaju tepat di belakangnya sehingga Vinales tak tertabrak. Sementara itu, motor balap Vinales terus melaju lurus hingga menabrak pembatas dan terbakar.
Akibat kejadian ini, red flag pun dikibarkan. Balapan dihentikan sementara karena stewards akan membersihkan lintasan. Insiden ini dikhawatirkan membuat oli yang berceceran di lintasan membahayakan pembalap lainnya.
Zarco pun mendapat keuntungan dari berkibarnya red flag kala itu. Sebab, ia sempat merasakan sakit di pergelangan tangannya yang baru saja dioperasi. Berkat balapan dihentikan sementara, ia menjadi memiliki waktu untuk mengistirahatkan sejenak tangannya.
"Pada balapan pertama, setelah 15 lap, pergelangan tangan saya sedikit terasa sakit. Jadi, saya beruntung memiliki dua start," ujar Zarco, sebagaimana dikutip dari Crash, Rabu (26/8/2020).
"Sangat menyenangkan mendapat sedikit istirahat untuk memulihkan pergelangan tangan karena kemudian dengan adrenalin di start kedua, saya hampir melupakan rasa sakitnya,” lanjutnya.
"Bahkan, saya terkejut pada Sabtu, bahwa dengan nyeri di pergelangan tangan, saya bisa lebih cepat dari pekan lalu," tukas Zarco.
(Ramdani Bur)