Start Posisi 12, Rossi Kesulitan dengan Ban Lunak

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Minggu 16 Agustus 2020 05:46 WIB
Valentino Rossi kesulitan dengan ban motornya (Foto: Yamaha MotoGP)
Share :

SPIELBERG – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, hanya mampu mengakhiri Kualifikasi MotoGP Austria 2020 di posisi 12. Ia mengaku kesulitan menajamkan catatan waktunya ketika menggunakan ban soft lama pada menit-menit akhir kualifikasi.

Rekam jejak Valentino Rossi di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, memang kurang bagus. Ia terlihat kesulitan menembus 10 besar catatan waktu kombinasi pada tiga sesi latihan bebas. The Doctor hanya bisa mencetak waktu terbaik 1 menit 24,879 detik pada sesi latihan bebas pertama (FP1).

Catatan waktu tersebut hanya menempatkannya di posisi 13 pada klasemen gabungan. Dengan demikian, Valentino Rossi harus melewati babak pertama kualifikasi (Q1). Ia mampu menempati urutan kedua sehingga berhak mengikuti Q2 bersama Johann Zarco.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Austria 2020, Vinales Rebut Pole Position

Sayangnya, Valentino Rossi gagal mencetak waktu terbaik pada Q2. Pembalap berpaspor Italia itu sempat mencetak 1 menit 24,051 detik dengan ban medium dan menempati uruta kedelapan. Sayangnya, ketika hendak menajamkan catatan waktu dengan menggunakan ban soft, peningkatannya tidak terlalu baik.

Valentino Rossi hanya bisa memperbaiki waktunya menjadi 1 menit 23,995 detik dan menempati urutan ke-12. Ia mengaku kesulitan dengan ban soft lama dipakai pada menit-menit akhir. Hasil itu membuatnya sedikit menyesal.

“Pada Q2, saya mampu mencetak waktu yang bagus dengan ban medium karena kehabisan jatah ban lunak. Sayangnya, dengan ban lunak terakhir, saya tidak bisa menajamkan catatan waktu dan merasa kurang nyaman sehingga hanya bisa memperbaiki sedikit saja,” papar Valentino Rossi, dikutip dari laman resmi Yamaha MotoGP, Minggu (16/8/2020).

Pembalap berusia 41 tahun itu mengatakan, ketika memakai ban kedua pembalap harus meningkatkan waktu dengan sangat baik. Jika gagal, maka ia harus puas menerima hasil buruk. Dalam kasus Rossi, itu berarti start dari posisi 12.

“Anda harus menajamkan waktu dengan ban kedua. Jika tidak, maka Anda harus puas start dari belakang. Sekarang, kami harus memutuskan ban mana yang akan dipakai untuk belakang, lunak atau medium,” sambung pembalap bernomor motor 46 itu.

Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, menyesalkan kegagalan Valentino Rossi menajamkan waktu dengan ban belakang kedua. Padahal, sang pembalap sempat membukukan waktu yang impresif pada sesi latihan bebas empat (FP4) dan Q1.

“Valentino sesungguhnya menampilkan yang terbaik pada FP4 dan juga Q1. Sayangnya, ban belakang kedua yang dipakai pada Q2, tidak bekerja dengan baik seperti yang dipakai pada Q1. Jadi, dia harus start dari baris keempat,” tukas pria yang akrab disapa Maio itu.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya