“Saya mengharapkan pertarungan yang lebih dekat antara Vinales dan Quartararo. Maverick melewatkannya. Dia membuat kesalahan di lap pertama ketika dia mencoba menyerang Fabio. Setelah itu, dia tidak memiliki kekuatan untuk melewati Rossi untuk waktu yang lama,” ujar Cadalora, mengutip dari Speedweek, Jumat (31/7/2020).
“Hanya saat balapan hampir berakhir (Vinales baru bisa menyalip Rossi). Maverick Vinales menderita dengan kehadiran Fabio Quartararo, meskipun mereka mengendarai untuk tim yang berbeda. Saya tidak berpikir dia (Vinales) bisa mengikuti Quartararo musim depan,” sambungnya.
Terlepas dari sindiran Cadalora tersebut, Vinales tentunya masih memiliki kesempatan untuk membuktikan tajinya di MotoGP 2020. Sebab, masih ada 11 seri balapan lagi yang akan dilangsungkan.
Saat ini Vinales menempati posisi kedua klasemen pembalap MotoGP 2020 dengan koleksi 40 poin. The Top Gun tertinggal 10 angka dari Quartararo yang menjadi pemuncak klasemen.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)