ROMA – Legenda balap motor grand prix, Luca Cadalora, sebenarnya memiliki ekspektasi yang besar terhadap pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales. Akan tetapi, Cadalora justru dibuat sedikit kecewa lantaran Vinales kurang kompetitif di atas lintasan.
Sejauh ini Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 telah melangsungkan dua seri balapan. Dalam dua seri tersebut, Vinales sebetulnya sukses menyelesaikan balapan dengan menempati posisi kedua alias runner-up.
Kendati demikian, jika dibandingkan dengan pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, yang menjadi pemenang di dua seri pertama, perbedaan waktunya terbilang cukup jauh. Hal inilah yang kemudian membuat Cadalora kecewa.
Baca juga: Unggul 50 Poin, Quartararo Diminta Tak Remehkan Marquez
Pada seri perdana, Cadalora cukup maklum jika Vinales sulit untuk mengejar Quartararo. Pasalnya, pembalap berjuluk The Top Gun itu salah dalam memilih ban untuk balapan.
Maka dari itu, Cadalora berharap agar di seri kedua Vinales bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik dan bersaing sengit untuk posisi pertama, mengingat lintasan yang digunakan tidak berubah. Sayangnya, Vinales tetap tak mampu menyaingi laju Quartararo.
Jangankan untuk mengejar Quartararo yang memimpin balapan, Vinales bahkan harus berjuang keras untuk bisa melewati hadangan rekan setimnya, Valentino Rossi. Malahan, Vinales sempat terlempat ke posisi keempat lantaran ia juga disalip oleh pembalap Pramac Ducati, Francesco Bagnaia.